an image

Labuan, Hotel Mutiara Carita Kamis, 16 Oktober 2015 Dalam rangka kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah No 9 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Terhadap Tindak Kekerasan. kegiatan Sosialisasi sudah resmi dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi Banten Bapak Asep Rahmatullah SE, yang dihadiri oleh Peserta Sosialisasi dari SKPD Kab/Kota Se-Provinsi Banten dan Stakeholders dengan Narasumber  Dari Kanwil Kemenkumham Provinsi Banten, Ketua PKK Provinsi Banten, BPPMD Provinsi Banten.

Menurut Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum Atep, S.Sos, menyampaikan bahwa  tentang permasalahan tindak kekerasan bagi perempuan dan anak di Lebih lanjut disampaikan bahwa tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tindakan yang melanggar, menghambat, meniadakan dan mengabaikan hak asasi serta merupakan kejahatan kemanusiaan. Oleh karena itu perlu tindakan pencegahan dengan meningkatkan kualitas SDM pendamping perempuan dan anak korban kekerasan selama ini terjadi banyak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang perlu mendapatkan perhatian secara serius dari semua pihak. Berbagai macam kekerasan yang terjadi antara lain kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak, eksploitasi seksual, dan perdagangan orang (khususnya perempuan dan anak).

Perlindungan perempuan dan anak harus dilakukan secara terpadu oleh para pihak terkait (pemerintah dan swasta); Kekerasan terhadap perempuan dan anak meliputi berbagai sebab antara lain eksploitasi seksual, KDRT dan lain sebagainya Untuk mengurangi bahkan menghapuskan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu digalakkan upaya pencegahan dengan melalui sosialisasi dan advokasi kepada semua lapisan masyarakat dan menggiatkan peran serta masyarakat secara optimal. (tri)